Array
True Stories
Attala, A Little Angel

Update 25 April 2012 :

Sejak 22 April yang lalu, Attala kiritis dan dirawat di ICU RSCM. Dan siang ini, tampaknya Tuhan sangat menyayangi Attala, dan memanggilnya kembali ke rumah-Nya. Selamat jalan, dik. Sekarang kamu sudah tidak kesakitan lagi... sekarang kamu sudah bisa bermain-main lagi bersama teman-teman malaikat kecil di Surga.... Terima kasih atas kehadiranmu di kehidupan kami... We love you, Attala. 

3 Little Angels mengucapkan ikut berbela sungkawa, semoga keluarga Attala dikuatkan. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah membantu doa dan materi untuk Attala. 

 

 

atala4

Malaikat bisa berwujud apapun, bisa berwujud orang yang cantik, tampan, binatang yang lucu, bayi mungil yang lucu, dan sebagainya. Malaikat diciptakan untuk bisa mengispirasi kita semua di dunia ini. Namun apa jadinya jika malaikat itu ternyata harus mengalami penderitaan untuk dapat mengispirasi kita ? Inilah cerita tentang seorang malaikat kecil, seorang bayi kecil berumur 8 bulan yang lucu, bernama Attala.

Attala adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Ayahnya adalah seorang buruh gudang sedangkan ibunya, Rahmanawati (32 tahun), seorang ibu rumah tangga. Attala terlahir dengan sehat. Namun pada ada akhir tahun 2011 (usia ± 7 bulan), Attala harus berobat ke Puskesmas terdekat karena demam tinggi, perut membuncit, dan batuk pilek. Dokter menyatakan ada kelainan pada (sistem peredaran) darah Attala, karena hasil tes laboratorium menyatakan kadar haemoglobin (Hb) Attala sangat rendah. Attala akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM). Setelah melalu berbagai macam tes, Attala dinyatakan positif menderita kanker darah jenis acute lymphoblastic leukemia (A.L.L.) tipe L1 high risk.

A.L.L. disebabkan oleh adanya salah satu komponen sel darah putih, yaitu limfoblas, dengan jumlah yang berlebihan pada tubuh. A.L.L. menyerang sistem peredaran darah dan sumsum tulang belakang (bone marrow). Hal ini menyebabkan imunitas Attala menurun, disertai terjadinya beberapa komplikasi yaitu perdarahan usus besar dan lambung. Attala sempat mengalami masa-masa kritis pada bulan November 2011, namun kondisinya membaik setelah dilakukan kemoterapi. Attala pun diperbolehkan rawat jalan.

atala2

Pada bulan Januari 2012, kondisi Attala kembali memburuk karena kembali terjadi perdarahan, sehingga Attala diharuskan masuk ICU. Hasil tes menunjukkan bahwa Attala mengalami alergi terhadap obat yang diberikan saat kemoterapi. Hal ini berarti Attala harus mengulang prosedur kemoterapi dari awal, tanpa memakai obat yang menimbulkan alergi, pada saat kondisi Attala sudah cukup stabil. Padahal obat-obatan tersebut tidak ditanggung oleh Jamkesmas. Selain itu, untuk mempermudah masuknya cairan (obat dan makanan) ke dalam tubuh Attala, pada tanggal 8 Februari 2011 dilakukan operasi kecil untuk memasukkan selang ke dalam perut Attala.

Penderitaan sebesar itu harus ditanggung oleh Attala yang baru berusia 8 bulan. Sakit ? Sudah pasti, namun Attala hanya bisa menangis. Orang tuanya hanya bisa pasrah dan terus berdoa, sambil terus berusaha merawat buah hatinya. Ada secercah harapan, karena  penelitian National Cancer Institute di Amerika (2008) menyebutkan bahwa 60% penyakit A.L.L. yang diderita anak berusia lebih kecil dari 12 tahun dapat diatasi. Sounds promising, right?

So let’s share our prayers. We believe that miracles do exist, for this little angel named Attala and for everyone. Semoga Attala bisa sembuh dan kembali ceria, menjadi kebanggaan kedua orang tuanya. Bersyukurlah karena kita masih diberi kesehatan, dan masih diberi kemampuan untuk membantu malaikat kecil ini. Karena mereka diciptakan untuk kita, kita diciptakan untuk mereka.

atala3


Mari salurkan donasi Anda bersama 3 Little Angels

BCA: 831 004 1476 a/n. Ratna Dewi Hartanto / Agita Reh Malemna Ginting. 


 

@piscesaskia

@esuryono

 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner